Sunday, 28 February 2010

random quotes


there's always

a little truth behind every "just kidding"
a little pain behind every "it's ok"
a little emotion behind every "i don't care"

people. life. and everything in between.

We are what we are. What we eat, what we wear, what we listen to.

We are who we are, according to our own various definitions. But we have always been who we have been, it is the what of ourselves that has changed.

The past, my friends, is more than just words on a history textbook, negatives attached to the back cover of a photo album, or frames of a home video.

The past, I believe, is the reason for what we are today. Or rather, a collection of reasons that make up the person that we have become this very second.

Every word that we have spoken. Every angle that we have seen. Every moment in our memory. Every person that we have met, from the people that we once considered dearest to us to those that we have erased our hatred upon. Every feeling that has come to our hearts. Every smile, every laugh. Every frown, every cry. Every prayer that we have hoped on. Every belief that we have held to.
Every right that we have done. Every wrong that we have regretted.
All of these things cumulate into what we and other people see of ourselves today.

But do not get me wrong. We are not what we have been.

I believe that people change. I believe that what we are today will never be equal to what we were yesterday, but I believe that what we are today is only so because of the days prior to today.

What seemed such a good thing back then might be such a mistake today. What seemed to be roses back then might just be thorns today. What seemed to us as love back in the days, we might consider that to be puppy love today.

I believe, memories are not to be forgotten. I believe that is why mankind invented things like photo albums and iPhoto. I believe that is why Facebook exists.

But I also believe that life is not just about remembering the past.

Life is about living.
Living for today. Dreaming for tomorrow. And everything in between.

Monday, 22 February 2010

pilihan dan kesempatan

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,
ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik,
itu bukan pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut,
bahkan dengan segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi,
itu adalah pilihan.

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu,
tetapi tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi, cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita.
Tetapi, mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk
belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.

Sunday, 21 February 2010

how could you be so heartless?

Saturday, 20 February 2010

postingan gak penting (part 2)

tengah malem gak bisa tidur
iseng buka google,
dan entah kenapa iseng aja search nama-nama orang yang gue kenal
awalnya cuma ketawa-ketawa

dan terketiklah nama orang itu
ya, nama dia.
dari hasil google gue nemuin kalo dia ternyata punya blog *dan gue gak tau*
dan dari hasil google gue nemuin fakta bahwa saat dia menjadi pacar gue, sepertinya dia juga menjadi pacar orang lain

untuk beberapa saat gue hanya bisa terdiam
napas gue sempet sesek beberapa saat
gue coba baca lagi pelan-pelan
mungkin bukan dia,
nama itu bukan hanya punya dia kan?

tapi semakin dibaca semakin yakin kalo itu dia
dan mata gue mulai berair

dan hati gue mulai bertanya,
apa dia pernah benar-benar sayang gue?
apa pada saat itu benar cuma gue pacarnya?

lalu mata gue makin penuh
dan entah kenapa gue merasa lelah
dan merasa begitu... bodoh ?

Friday, 19 February 2010

done it, red it :)

Graduated High School.
Kissed someone.
Smoked cigarettes.
Got so drunk you passed out.
Rode every ride at an amusement park.
Collected something really stupid.
Gone to a rock concert.
Helped someone.
Gone fishing.
Watched four movies in one night.
Gone long periods of time with out sleep.
Lied to someone.
Snorted cocaine.
Failed a class.
Smoked weed.
Dealt drugs.
Taken a college level course.
Been in a car accident.
Been in a tornado.
Done hard drugs (i.e. ecstasy, heroin, crack, meth, acid).
Watched someone die.
Been to a funeral.
Burned yourself.
Ran a marathon.
Your parents got divorced.
Cried yourself to sleep.
Spent over $200 in one day.
Flown on a plane.
Been cheated on.
Written a 10 page letter.
Gone skiing.
Been sailing.
Cut yourself.
Had a best friend.
Lost someone you loved.
Shoplifted something.
Been to jail.
Had detention.
Skipped school.
Got in trouble for something you didn’t do.
Stolen books from the library.
Dropped out of school.
Been in a mental hospital.
Watched the “Harry Potter” movies.
Had an online diary.
Fired a gun.
Gambled in a casino.
Had a yard sale.
And a lemonade stand.
Actually made money at the lemonade stand.
Been in a school play.
Been fired from a job.
Taken a lie detector test.
Swam with dolphins.
Gone to sea world.
Attempted suicide.
Voted for American/Australian Idol (x factor.)
Written poetry.
Read more than 20 books a year.
Gone to Europe.
Loved someone you couldn’t have.
Wondered about your sexuality.
Used a coloring book over age 12.
Had surgery.
Had stitches.
Taken a taxi.
Seen the Washington Monument.
Had more than 5 IM’s/online conversations going at once.
Overdosed.
Had a drug or alcohol problem.
Been in a fist fight.
Suffered any form of abuse.
Had a hamster.
Petted a wild animal.
Used a credit card.
Gone surfing in California.
Did “spirit day” at school.
Dyed your hair.
Got a tattoo.
Had something pierced.
Got straight A’s.
Been on the Honor Roll.
Known someone with HIV or AIDS.
Taken pictures with a webcam.
Started a fire.
Had a party while your parents weren’t home.
Gotten caught having a party while they were gone.

Wednesday, 17 February 2010

random quotes


jika memang kita ditakdirkan 'tuk bersama selamanya
cinta tak akan kemana-mana ♥


petra sihombing - cinta tak akan kemana-mana


Sunday, 14 February 2010

dear tummy...



yes, it's absolutely HIS fault

Saturday, 13 February 2010

F.U.N

What is fun?? here... Let me spell it for you!

Spongebob:
F is for Friends who do stuff together.
U is for You and me.
N is for Anywhere and anytime at all.

Plankton:
F is for Fire that burns down the whole town.
U is for URANIUM...BOMBS!
N is for No survivors when you-

Spongebob & Plankton:
F is for Frolic through all the flowers.
U is for Ukelele.
N is for Nose picking, sharing gum, and sand licking.
Down here with my best buddy.

what's your F.U.N definition? :)

are you in love?


when you are together with someone, you pretend to ignore that person, but when that person is not around, you might look around to find them
at the moment you are in love

although you already have someone who always makes you laugh, your eyes and attention might go to that special person
then you are in love

when you feel lonely, you would not hesitate to think of that person
at the moment you are in love

you keep telling yourself "that person is JUST A FRIEND!!", but you realize that you can't avoid that's person attraction
then you are in love

while you are reading this page, if someone appears in your mind,
then you are in love with that person...


so, are you in love?

Friday, 12 February 2010

curhatan tengah malam (part 2)

malem-malem, lagi pengen tidur, mendadak denger suara ingus
pengen ngelirik, tapi takut keliatan si subjek
ya udah cuma bisa pura-pura denger ipod
pasti abis putus lagi sama si pacar deh tuh si subjek yang tidur disebelah gue :(
mudah-mudahan besok gak bengek deh dia

gue jadi inget, pada masanya pas gue sama si subjek masih kecil
gue sama dia selalu dan selalu cerita apapun, APAPUN, satu sama lain
dia adalah orang paling baik seluruh dunia semesta alam raya, tapi juga bisa jadi orang paling menyebalkan dan minta dihajar sejuta umat diseluruh jagat

gue dan dia terbiasa dari kecil sekamar,
walaupun dulu bokap nyokap gue udah bikin kamar masing-masing.
gue biasa dia "siksa" secara mental *dengan tingkah absurdnya yang bikin gue merasa berdosa punya kakak kayak dia* dan finansial *serius beneran finansial gue dia siksa banget deh ckck*
dan pas gue masih kecil, gue sering nyiksa fisik dia

gue sama dia terbiasa bercerita
tiap malem sebelum tidur, selalu cerita apa yang terjadi pada hari itu di sekolah masing-masing
dia gak bisa tidur kalo gak gue temenin,
dan itu membuat gue akhirnya gak dibuatin kamar sendiri pas keluarga gue pindah rumah

malem ini, mendengar dia nangis gitu,
gue jadi sadar, gue dan dia udah berhenti bercerita
dan itu cukup menohok gue

ya, gue tau.
kita udah gede.
terlebih sekarang gue juga udah ngekos di jatinangor,
dan itu membuat gue dan dia jadi jarang ketemu, jarang komunikasi
gue lupa kapan terakhir gue denger dia cerita detail tentang sesuatu,
karena gue juga lupa kapan terakhir gue cerita detail tentang sesuatu ke dia

gue gak pernah cerita tentang ario ke dia
gak pernah. sama sekali.
dan ternyata itu menyadarkan gue kalau memang sudah ada jarak antara gue dan dia
karena dalam kamus kita harusnya GAK ADA RAHASIA. gak akan pernah ada rahasia.

gue tau dia punya pacar, atau lulus, atau apapun.
gue masih tau
tapi gak detail kayak dulu
dia juga tau gue deket sama siapa, ip gue berapa, sekarang lagi ngegebet siapa
dia masih tau
tapi sekedar tau, gak kayak dulu

gue gak tau apa yang membuat gue dan dia kayak gini
mungkin karena kita udah sama-sama dewasa, udah bukan anak kecil lagi yang nangis-nangis berdua pelukan lalalala apalah
mungkin karena gue dan subjek punya dunia masing-masing, punya urusan masing-masing
tapi gue harap apapun alasan itu bukan karena gue dan dia mulai merasa asing dengan yang lain
mudah-mudahan bukan itu

gue sayang dia
sayang banget
semenyebalkan apapun dia, gue tetep sayang dia
subjek adalah kakak satu-satunya yang gue punya di dunia ini dan gue gak pernah rela ngeliat dia nangis sesenggukan gitu apapun alasannya
gue gak suka liat dia nangis gini sementara gue kayak orang bego diem aja pura-pura gak ada apa-apa dengerin ipod padahal gue tau dia lagi kenapa-kenapa
dan gue berharap suatu hari nanti gue dan dia akan makan coklat tengah malem sambil nonton DVD lagi dan malah sibuk cerita tentang pacar masing-masing.
oh gosh i miss those day :(

Terima kasih ya Allah :)

Seseorang bercerita, aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku serta menunjukkan keadaan di surga.

Memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat.
Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,
"
Ini adalah Seksi Penerimaan.
Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah, diterima".

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang. lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.
Malaikat-ku berkata,
"Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.
Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses
dan dikirim ke manusia-manusia yang masih
hidup yang memintanya".

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu.
Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu
banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.
Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.

"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan.

Dia tampak malu.
"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan
disini?", tanyaku.
"Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas.
"
Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang
mengirimkan pernyataan terima kasih".

"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas Rahmat Tuhan?", tanyaku.

"Sederhana sekali", jawab Malaikat.

"Cukup berkata,

'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN,
Terima kasih, Tuhan' ".

"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku.

Malaikat-ku menjawab,

"Jika engkau mempunyai makanan di lemari es,
Pakaian yang menutup tubuhmu,
atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur,
Maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.

"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh,
maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,
engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan
engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat. Maka,engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".

"Jika engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada
ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,atau kematian
Maka engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang didunia.

"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan
Maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.

"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,
maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan,
engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.

"Jika engkau dapat membaca pesan ini,
maka engkau menerima rahmat ganda yaitu
bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau
orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati
daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu.

Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua
teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa
dirahmatiNya kita semua.

"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa,
'Sesungguhnya jika kamu bersyukur,
pasti Aku akan menambahkan lebih banyak
nikmat kepadamu' ".
(QS:Ibrahim (14) :7 )

jangan lupa untuk selalu bersyukur yaa teman :)

Thursday, 11 February 2010

random quotes

The smile on your face
Lets me know that you need me
There's a truth in your eyes
Saying you'll never leave me
The touch of your hand says
You'll catch me whenever I fall
You say it best
When you say nothing at all ♥

ronan keating - when you say nothing at all

Monday, 8 February 2010

postingan gak penting (part 1)

malem-malem nyari obat batuk dan gue malah ketemu protecal solid.
pas gue buka isinya udah abis.
dan gue cuma bisa senyum liat protecal solid :)

Sunday, 7 February 2010

Saturday, 6 February 2010

love definition



what's your definition? :)

bestfriend?

10th Grade

As I sat there in English class, I stared at the girl next to me.
She was my so-called "best friend".
I stared at her long, silky hair.
I wished she were mine, but she didn’t notice me like that.
And I knew it.
After class she walked up to me and asked me for the notes she had missed the day before, and I handed them to her.
She said "thanks" and gave me a kiss on the cheek.
I wanted to tell her.
I wanted her to know that I don’t want to be just friends.
I love her, but I’m just too shy.
And I don’t know why.

11th Grade

The phone rang.
It was her on the other end.
She was in tears, mumbling on and on about how her love had broke her heart.
She asked me to come over because she didn’t want to be alone, so I did.
As I sat next to her on the sofa, I stared at her soft eyes, wishing she was mine.
After 2 hours, a Drew Barrymore movie, and three bags of chips, she decided to go to sleep.
She looked at me, said "thanks," and gave me a kiss on the cheek.
I want to tell her.
I want her to know that I don’t want to be just friends.
I love her, but I’m just too shy.
And I don’t know why.

12th Grade

The day before prom she walked to my locker.
"My date is sick," she said.
He’s not going to go.
Well, I didn’t have a date and in 7th grade we made a promise that if neither of us had dates we would
go together just as "best friends," so we did.
Prom night after everything was over I was standing at her front door step.
I stared at her.
She smiled at me and stared at me with her crystal eyes.
I want her to be mine, but she doesn’t think of me like that, and I know it.
Then she said, "I had the best time,thanks!" and gave me a kiss on the cheek.
I want to tell her.
I want her to know that I don’t want to be just friends.
I love her, but I’m just too shy.
And I don’t know why…

Graduation Day

A day passed.
A week passed.
A month passed.
Before I could blink, it was graduation day.
I watched as her perfect body floated like an angel up on stage to get her diploma.
I wanted her to be mine, but she didn’t notice me like that, and I knew it.
Before everyone went home, she came to me in her smock and hat, and she cried as I hugged her. Then, she lifted her head from my shoulder and said, "You’re my best friend, thanks!" and gave me a kiss on the cheek.
I want to tell her.
I want her to know that I don’t want to be just friends.
I love her, but I’m just too shy.
And I don’t know why…

A Few Years Later

Now, I sit in the pews of the church.
She is gettin married,now.
I watched her say, "I do" and drive off to her new life, married to another man.
I wanted her to be mine but she didn’t see me like that, and I knew it.
But before she drove away, she came to me and said, "You came!" She said, "thanks!" and kissed me on the cheek.
I want to tell her.
I want her to know that I don’t want to be just friends.
I love her, but I’m just too shy.
And I don’t know why…

Funeral

years passed, and I looked down at the coffin of the girl who used to be my best friend.
At the service they read a diary entry she had wrote in her high school years.
This is what it read:
I stare at him wishing he were mine.
But he doesn’t notice me like that, and I know it.
I want to tell him.
I want him to know that I don’t want to be just friends.
I love him, but I’m just too shy, and I don’t know why.
I wish he would tell me he loved me…
i wish I did too…
i thought to myself, and I cried.

dari dulu pertama kali dapet ini gue masih aja merinding bacanya
amit-amit jangan sampe dalam hidup gue kejadian yang kayak gini
*knock-knock on the wood*

pesan moralnya... yaa, bilang aja lah kalo emang lo suka sama orang
siapa tau dia suka juga sama lo
kalo pun gak, setidaknya lo tau pasti kan?

*dan gue yakin ochy baca ini glesor-glesor nangis jejeritan AHAHAHHAHHAA*

Tuesday, 2 February 2010

remove-ing?

remove atau tidak?
delete atau tidak?

sungguhan, belum pernah gue sebel sama orang yang sampe segitunya.
yaa, si kuncat.
masih oknum yang sama
gue bahkan udah sampe tahap MUAK sama dia.
dan gue SANGAT ingin MEREMOVE dia.
tapi gue males berurusan sama dia.

gimana dong?
remove atau tidak?

apa yang harus gue lakukan?
gue gak bisa pura-pura baik terus sama dia, tapi gue males banget berantem gak penting sama dia.. ya elah, dianya aja udah gak penting, apalagi berantem sama dia...

gue harus ngapain?

hemm..

"kalo harus nanya kenapa, sebenernya aku gak akan pernah nanya kenapa aku harus jadian sama dia, tapi kenapa aku harus ketemu sama dia. aku gak pernah nyesel jadian sama dia. jadian sama dia... adalah kenangan paling indah dan sangat luar biasa dalam hidup aku. aku tau, aku sama dia cuma berapa bulan, gak lebih dari tiga bulan. tapi, aku gak bisa bohong, aku sangat sayang dia. dan aku takut aku masih blom bisa ngerelain dia"

sepotong ucapan si mantan waktu curhat tengah malem kemaren.
yaa, ironis banget.
dia curhat tentang selingkuhannya yang tiba-tiba ngabarin dia kalo si selingkuhannya itu udah tunangan dan akhir tahun ini akan menikah, disaat dia baruuu aja nemuin fakta bahwa dia jauh lebih sayang si selingkuhannya itu daripada sama pacar resminya.

yak.
gue tertohok
gue gak pernah denger dia ngomong kayak gitu
dan sepertinya dia sangat menyayangi si selingkuhannya itu

gue sempet nanya, kenapa dia gak milih buat mutusin si pacar dan jadian aja sama si selingkuhannya
dan jawabannya membuat gue tertohok dua kali
"aku gak mau nyakitin pacarku lagi, cukup aku sama **** (nama selingkuhannya) aja yang sakit.
setidaknya sekarang aku tau dia udah bahagia sama tunangannya,
dan aku gak yakin aku bisa ngebahagiain dia kayak tunangannya ngebahagiain dia.
aku takut aku hanya akan menyakiti dia,
i love her enough to let her go, tik"

gue gak pernah percaya dengan kalimat "cinta tidak harus memiliki"
kalo lo emang menyukai orang, kenapa lo gak fight for that?
tapi dari percakapan tadi malam, gue sadar
ada beberapa kasus dimana cinta memang gak selalu bisa bersama :')

thankies for the story, anyway :)

ps : oke ini agak gak penting tapi bagi gue ini sangat menohok hhaha :p

Monday, 1 February 2010


stabil.
FOKUS. gak ada lagi ngelabil.


surat dari laut untuk langit

Untukmu..
yang selalu mendekapku dengan cerah birumu

Dalam balutan hangat awanmu

Riak gelombangku kini redup untukmu
Ombakku bisu dihadapanmu

Aku kalah
Aku menyerah
Aku lelah ikuti kilatmu
Aku marah oleh bising gemuruhmu

Kau dan aku, tak terpisah di batas cakrawala
Tapi kita tak satu
Ada dimensi, sekat kasat mata tanpa celah rasa

Aku ingin menyayangimu, dengan hangat uapku, ciptakan awan cinta berarak di hatimu

Tapi kau hanya bisu, tak mampu berkata
Sembunyi di balik pekat kabut tak bernyawa

Tapi kau tak usah khawatir, cintaku masih ada untukmu
Meski kini aku telah kering, aku masih menyisakan sedikit air untuk hujanmu, dan kusediakan ragaku untukmu luapkan murkamu

Dan dalam sepi sunyi, kubisikkan satu kalimat padamu, pelan, agar sang camar tak bisa mencuri dengar

Aku masih sayang padamu, sampai habis tetes air di ragaku pun, aku masih tetap untukmu, masih tetap kamu


buatannya senior di kampus buat pacarnya