Wednesday, 14 August 2013

until death do us part

...sampai kematian memisahkan kita

sepotong kalimat yang cukup sering didengar saat sedang menghadiri pernikahan, menonton film, atau sedang dalam masa hangat pacaran.
sebuah janji yang begitu manis, seakan kekuatan cinta sedemikian besarnya sampai hanya kematian saja yang mampu memisahkan.

dipisahkan oleh maut.
kesannya ganteng ya bro, romantis gimana gitu.
well, kadang kita lupa memikirkan bagaimana rasanya jadi pihak yang ditinggalkan. terlebih jika pihak tersebut adalah significant other dari almarhum(ah).

kasus paling gres menimpa rachel berry dan finn hudson (males nulis nama asli). dalam dua minggu harusnya mereka menikah, dan finn hudson meninggal. gue gak pernah bisa bayangin gimana rasanya jadi pihak cewenya.
ada juga kejadian senior gue dan junior gue. mereka kecelakaan ditabrak angkot, dan junior gue (pihak cewe) meninggal ditempat. senior gue sampe sekarang masih belum bisa move on, dan sering nge-wall atau mention kangen ke twitter/fb almarhumah
ada juga temen gue, yang ini kebetulan yang paling gue kenal dan gue lihat perkembangan kehidupannya. cowonya kecelakaan motor, dan sampai sekarang keliatan banget dia masih belom bisa move on nya.
dia udah sempet jadian, naksir orang beberapa kali. tapi ujung ujungnya pasti banding bandingin ke almarhum. kadang sering juga sms gue seakan akan sms ke si cowo, saking kangennya. dulu pas masa masa awal ditinggal, sering nelpon gue mewek.

gue suka lupa kalau maut itu datang tiba-tiba. gak pernah milih milih mana yang masih jomblo mana yang udah punya pasangan saat ingin menjemput seseorang.
tapi pasangan yang masih hidup, entah kenapa gue ngerasa sebagian dirinya ada yang akan ikut mati terbawa oleh pasangannya yang dipanggil terlebih dahulu.
mereka gak akan pernah sama lagi. ya, mungkin sebagian ada yang bisa move on, dan menemukan pasangan baru. tapi pasti akan ada beberapa momen yang gak bisa mereka lupain, dan akan selalu kesimpen dihati.

gue gak pernah berharap cinta gue selalu bersama sampai maut memisahkan
kalo boleh, jangan sampai ada pihak yang ditinggalkan, atau setidaknya jangan terlalu lama lah jaraknya *rikues seenak jidat*
mungkin itu alesannya kenapa romeo dan juliet memilih bunuh diri,
mungkin mereka memahami bagaimana sedihnya menjalani sisah hidup tanpa orang yang kita sayang :)

duh, random amat sih gue, siang siang malah ngepos beginian.